SNIPER86.COM, Tanjab Barat - Viralnya sebuah video yang memperlihatkan aksi peperangan senjata mainan antar kedua kelompok, yang terjadi di Jalan Kapten Piera Tandean, Bengkinang Ujung RT. 05, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Kuala Tungkal, sekira pukul 17.30 Wib berujung diamankan Polisi.
Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menggelar mediasi terkait video viral aksi perkelahian antar kelompok remaja yang terjadi di Kuala Tungkal. Kegiatan mediasi ini dilaksanakan pada hari Rabu, 2 April 2025, sekitar pukul 21.30 Wib di Mako Polres Tanjab Barat.
Berdasarkan kronologi kejadian, sekitar pukul 16.30 Wib, seorang remaja bernama Zikra (pihak kedua) menjelaskan, bahwa kelompoknya melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata mainan terhadap pihak pertama yang sedang duduk di Warung KM (Kapak Merah).
Selanjutnya, sekitar pukul 17.30 Wib, sekelompok pemuda yang diduga berasal dari Lorong Mangga dengan menggunakan sepeda motor melakukan penyerangan terhadap pihak pertama dan kedua yang sedang berkumpul di Warung KM. Akibatnya, terjadi perkelahian menggunakan senjata mainan antara pihak pertama dan kedua dengan kelompok pemuda dari Lorong Mangga.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Piket Fungsi bersama Anggota Satreskrim dan personel Polsek Tungkal Ilir mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan para pelaku tawuran, untuk dibawa ke Mapolres Tanjab Barat guna dilakukan pembinaan.
Personel Satreskrim Polres Tanjab Barat dan Polsek Tungkal Ilir kemudian mengamankan anak-anak yang Tawuran, memberikan arahan serta hukuman kepada anak-anak yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut.
Kegiatan mediasi ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan antar kelompok remaja tersebut secara damai, dan mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.
Kemudian, pihak Polres Tanjab Barat memanggil orang tua mereka dan perangkat desa untuk dilakukan Mediasi. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum dan selalu menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan.
"Kepada Bapak dan Ibu orang tua yang terhormat di wilayah Tanjab Barat, kami dari Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat menyampaikan imbauan ini terkait dengan kejadian tawuran antar anak-anak, yang melibatkan penggunaan senjata mainan yang baru-baru ini terjadi dan menjadi perhatian kita bersama," imbau Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M.
"Kami memahami, bahwa senjata mainan seringkali dianggap sebagai bagian dari permainan anak-anak. Namun, kejadian baru-baru ini menunjukkan, bahwa penggunaan senjata mainan dalam konteks konflik, bahkan antar teman sebaya, dapat menimbulkan dampak yang tidak kita inginkan," tutup Kapolres.*(Deni)