• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Tanggapan Kapendam XV/Pattimura Soal Dugaan Oknum TNI Miliki Dompeng dan Jadi Bandar Cinabar

    Kamis, 03 April 2025, 9:12:00 AM WIB Last Updated 2025-04-03T02:12:51Z

    SNIPER86.COM, Ambon - Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf Heri Krisdianto menyampaikan, bahwa tiada ampun bagi prajurit yang terlibat kasus hukum, terlebih kegiatan ilegal.

    Hal ini disampaikan untuk merespons salah satu media lokal di Maluku, yang memberitakan tentang dugaan Oknum Petinggi TNI dan Oknum Anggota TNI memiliki Aset (Usaha) di area tambang Emas Ilegal Gunung Botak, bahkan menuduh menjadi bandar batu Cinabar (C3).

    Didalam berita tersebut, juga ada salah satu mantan Aktifis Muhammadiyah Abd Rauf Wabula, yang mengatakan bahwa Panglima TNI dan Pangdam XV/Pattimura tidak memberikan sanksi tegas kepada anggotanya. 

    "Bukan saja dugaan oknum-oknum anggota itu memiliki usaha ilegal Tong, Dompeng, namun juga diduga kuat sebagai bandar Sianida (CN), seharusnya sudah diusut tuntas bukan membiarkan/pembiaran," katanya. 

    Atas dugaan beberapa media ini, Kapendam sangat menyayangkan beberapa media yang menulis berita yang terkesan memberikan isu-isu negatif, yang kenyataannya tidak sesuai fakta dan belum tentu benar karena hanya dari satu sumber saja.

    Kapendam juga mengatakan, bahwa Pangdam XV/Pattimura terus menekankan kepada seluruh prajurit jajarannya untuk tidak terlibat dalam kegiatan ilegal. 

    Dalam penyelesaian masalah penambangan di Gunung Botak, diharapkan Pemda dan semua pihak termasuk media wajib bersama-sama untuk mengawasi dan memberi solusi, mengapa banyak penambang-penambang ilegal di wilayah tersebut.

    "Sesuai hasil penyelidikan, tidak benar Dandim memiliki usaha tersebut," kata Kapendam. 

    Apalagi saat ini, Namlea akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU), sehingga sangat dikawatirkan isu ini digiring ke arah politik. 

    Kapendam menyampaikan kepada insan media, untuk jangan membangun narasi-narasi negatif dan mem-framing berita seolah-olah TNI berbondong-bondong memiliki usaha, padahal tidak berdasarkan fakta.

    Permasalahan terkait penambangan ilegal di Gunung Botak baru-baru ini sudah dirapatkan sampai dengan Pemprov Maluku dalam hal penanganannya, sehingga para awak media juga diharapkan meminta konfirmasi ke Pemprov tersebut.

    Selain itu, Kapendam menyampaikan komitmen Pangdam XV/Pattimura yang tidak pandang bulu terhadap prajuritnya yang melakukan pelanggaran hukum. 

    Gunung Botak berisi ribuan penambang ilegal, yang memungkinkan oknum oknum memanfaatkannya. Untuk itu, Kodam sedang melakukan pendalaman terkait siapa saja yang terlibat dan memanfaatkan Gunung Botak untuk kepentingan pribadi. "Jika memang terbukti bersalah, pasti akan di proses hukum," pungkas Kapendam.*(MM.S86)

    Sumber : Pendam15/Ptm
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini